Paul Phoenix

Paul Phoenix
Menyatakan dirinya sebagai petarung paling berdarah panas di seluruh jagat raya, Paul Phoenix.

"Kali ini pasti akan kutunjukkan mereka. Aku akan memenangkan turnamen ini!" Pikir Paul sebagaimana ia mencoba menahan semangatnya menghadapi Kazuya Mishima, saingannya yang belum pernah ia lawan lagi selama dua puluh tahun.

Walaupun demikian, Kuma seperti biasa selalu menghalangi jalannya. Awalnya Paul bertarung dengan baik menghadapi Kuma, tetapi ia mulai merasa putus asa karena ketekunan Kuma. Paul menyadari bahwa ia terlalu percaya diri ketika ia berhadapan dengan serangan Kuma yang sangat kuat dan kalah dalam pertarungan itu.

Merenungi akan kekalahannya oleh Kuma, Paul menyadari bahwa ia telah melupakan pelajaran penting dan menyimpang dari jalur untuk menjadi seorang petarung yang hebat. Ia memutuskan untuk memulainya lagi dari awal demi menemukan letak kekalahannya.

Dua bulan kemudian, Paul memasuki turnamen raja tinju besi ke-5. "Aku pasti akan memenangkan turnamen ini dan membuktikan kepada semua orang bahwa akulah yang paling hebat di seluruh jagat raya!"